DPRD Kaltim Kritik Layanan Pertamina, Soroti Janji Bengkel yang Tak Kunjung Terwujud
Kaltimpedia.com, Samarinda – Komisi II DPRD Kalimantan Timur kembali melayangkan kritik terhadap kinerja PT Pertamina di daerah. Salah satu sorotan datang dari anggota dewan, Muhammad Husni Fahruddin, yang menilai Pertamina gagal memenuhi komitmennya terkait penyediaan fasilitas bengkel di outlet resmi.
“Dulu dijanjikan ada bengkel, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Saya sudah hubungi via WhatsApp, jawabannya masih dalam proses,” ujarnya.
Ketiadaan fasilitas bengkel ini dianggap mencerminkan lemahnya komitmen pelayanan terhadap konsumen. DPRD, menurutnya, tidak memiliki kewenangan langsung untuk memberikan sanksi kepada BUMN tersebut, namun akan mengambil langkah strategis dengan mengusulkan evaluasi ke pemerintah pusat.
“Kita akan buat rekomendasi resmi ke pusat untuk meminta evaluasi terhadap manajemen Pertamina di Kaltim,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa dalam teori pelayanan publik, kualitas layanan sangat menentukan tingkat kepuasan dan loyalitas masyarakat. Jika dibiarkan, keluhan semacam ini dapat menurunkan kepercayaan terhadap BUMN, yang seharusnya hadir sebagai penyedia layanan dasar dengan standar tinggi.
Lebih lanjut, Husni menekankan bahwa rekomendasi yang akan disampaikan DPRD perlu dibarengi dengan data konkret, seperti hasil audit pelayanan dan survei kepuasan konsumen. Langkah ini penting agar evaluasi manajemen Pertamina tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga berbasis bukti.
“Kalau ada survei atau audit, maka rekomendasinya akan lebih kuat dan objektif,” tambahnya.
DPRD Kaltim berharap, perhatian serius dari pemerintah pusat terhadap masalah ini dapat mendorong pembenahan menyeluruh, sehingga Pertamina bisa kembali menjalankan fungsinya secara profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
(DPRDKaltim/Adv/AH)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



