Kaltimpedia
Beranda Kalimantan Timur GratisPol Kaltim Kembali Dibuka Desember, Dasmiah Minta Mahasiswa Teliti Mengisi Data

GratisPol Kaltim Kembali Dibuka Desember, Dasmiah Minta Mahasiswa Teliti Mengisi Data

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali menegaskan bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 khususnya untuk Semester Genap untuk segera bersiap menghadapi pembukaan pendaftaran Program Beasiswa GratisPol pada Desember mendatang.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, mengeluarkan peringatan keras agar mahasiswa meninggalkan kebiasaan menunda dan memaksimalkan kanal digital yang tersedia.

​“Pendaftaran akan dimulai Desember. Ini adalah pengumuman resmi. Kami mohon agar informasi ini disebarluaskan: link pendaftaran GratisPol tinggal diakses secara digital. Mahasiswa yang pasif atau menunggu di menit-menit akhir akan kehilangan kesempatan,” ujar Dasmiah.

Dirinya menekankan bahwa seluruh proses kini menuntut literasi digital dan inisiatif proaktif.

​Dasmiah menyampaikan kekecewaannya karena masih banyak mahasiswa yang tereliminasi bukan karena kurang berprestasi, melainkan karena kelalaian administrasi.

“Kami sering menyaksikan mahasiswa baru bergerak ketika deadline sudah mepet. Kalau tidak daftar, kami tidak bisa memproses beasiswanya. Ini adalah kesempatan nyata dari Pemprov, jadi mahasiswa harus proaktif,” tegasnya (30/11/2025) .

​Dasmiah kembali meluruskan pemahaman publik mengenai cakupan bantuan. Program GratisPol memiliki fungsi tunggal: menutup Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa.

​“Program ini eksklusif untuk membiayai UKT. Biaya-biaya lain seperti uang gedung, praktikum, atau kebutuhan penunjang akademik lainnya adalah tanggung jawab mahasiswa. Penting untuk dipahami, GratisPol bukan uang saku atau biaya hidup,” jelasnya.

​Ia juga menjelaskan skema pencairan yang dirancang untuk kecepatan. Setelah pendaftaran Desember selesai, penerbitan Surat Keputusan (SK) penerima ditargetkan rampung pada minggu ketiga Desember, diikuti dengan pencairan anggaran pada minggu keempat Januari.

​“Begitu anggaran dicairkan, dana langsung kami transfer ke rekening perguruan tinggi yang bersangkutan, bukan ke rekening mahasiswa. Ini adalah mekanisme yang memastikan dana digunakan tepat untuk biaya pendidikan,” imbuh Dasmiah.

​Poin paling krusial yang ditekankan Dasmiah adalah akurasi data pendaftaran. Mahasiswa diminta sangat berhati-hati saat mengisi bagian Matra dalam formulir digital, yang mencakup lima komponen penilaian dan sering menjadi sumber diskualifikasi.

​“Matra itu vital. Kami temukan banyak kasus di mana mahasiswa mengisi data Matra secara asal-asalan atau salah. Kesalahan teknis sekecil apa pun dapat membatalkan peluang bantuan yang nilainya signifikan. Mohon disiapkan berkas dan diisi dengan teliti,” ujarnya.

​Dasmiah berharap mahasiswa di seluruh Kaltim benar-benar memanfaatkan peluang besar ini.

Dengan jadwal yang sudah jelas dan proses digital yang efisien, bola kini berada di tangan mahasiswa untuk menyambut dan mengamankan pembebasan UKT penuh dari Pemprov Kaltim.(adv/kominfokaltim)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan