Kaltimpedia
Beranda Kalimantan Timur Jaga Iklim Investasi, Wagub Kaltim Dorong FPK Perkuat Stabilitas Sosial di Pulau Kalimantan

Jaga Iklim Investasi, Wagub Kaltim Dorong FPK Perkuat Stabilitas Sosial di Pulau Kalimantan

Samarinda – Kekayaan sumber daya alam Pulau Kalimantan yang melimpah dinilai harus diimbangi dengan ketahanan sosial yang kuat. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, saat membuka Silaturrahmi Regional Lintas Tokoh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) se-Kalimantan di Balikpapan.

Seno menyebut Kalimantan menyimpan komoditas bernilai tinggi, mulai dari batu bara, emas, minyak dan gas, hingga pasir kuarsa. Namun, besarnya potensi itu juga membawa risiko berupa ancaman perpecahan akibat isu suku, agama, maupun ras.

“Dengan adanya FPK, saya berharap kesatuan dan persatuan bangsa di Kalimantan terjalin dengan baik. Berbeda-beda tapi tetap satu, Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya.

Ia menilai, investasi yang semakin berkembang di Kalimantan akan terus menarik banyak pihak masuk ke daerah. Karena itu, stabilitas politik, sosial, dan ideologi menjadi prasyarat penting. Seno menegaskan FPK dapat berperan sebagai ruang dialog dan deteksi dini bersama pemerintah, TNI, dan Polri agar kondisi tetap kondusif.

“Selama komunikasi kita baik, isu-isu di masyarakat dapat segera diredam,” katanya.

Seno mencontohkan pengalaman penanganan potensi konflik di Penajam Paser Utara dan Tarakan. Saat itu, kolaborasi cepat berbagai unsur berhasil meminimalkan dampak dan mencegah kekacauan yang lebih besar.

Ia juga menyoroti ancaman lain yang kerap muncul dari wilayah perbatasan, terutama jalur masuk narkoba melalui kawasan Borneo Utara. Menurutnya, narkotika menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

“Ini membutuhkan perhatian khusus dari FPK untuk melaporkan potensi masalah di lapangan. Ini ancaman bagi masa depan generasi emas Kalimantan,” tegasnya.

Tekanan lain datang dari derasnya arus digitalisasi. Seno menyinggung game online dan konten negatif media sosial yang dinilai merusak tumbuh kembang anak. Orang tua diminta lebih aktif mengawasi penggunaan gawai.

Menutup sambutannya, Seno menegaskan lima provinsi di Kalimantan harus menjaga persatuan dan menjadi contoh nasional. “Kita berbangsa bukan untuk satu tahun atau satu windu, tetapi untuk selama-lamanya. Itulah spirit yang harus kita jaga,” tutupnya.(ct/ADV/Diskominfo)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan