Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Pemkot Samarinda Perhatikan Tenaga Pendidik

0 720

Kaltimpedia.com, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti mendapat berbagai laporan terkait kurangnya tenaga pendidik atau Guru di beberapa sekolah Samarinda.

Akibatnya dengan masalah tersebut aktifitas pembelajaran sedikit terganggu, Sri Puji juga menyebutkan bahwa ada beberapa permasalahan kekurangan tega pendidik di sebabkan oleh reulasi dari pusat, sehingga pemerataan SDM tenaga pendidik mengalami masalah.

“Terkait hal ini harus dikejar. Selama ini guru di daerah ini terhambat dengan aturan pusat sehingga sebagian besar guru belum mendapatkan sertifikasi,” ujarnya saat dimintai keterangan, Senin (21/2/2022).

Selain masalah regulasi, dirinya juga menyebutkan bahwa honor yang diterima guru masih jauh dari kata sejahtera, sehingga banyak yang berfikir 2 kali untuk mendaftar jadi guru.

Masalah kesejahteraan guru honorer memang sudah menjadi topik pembicaraan sejak lama, berbagai regulasi juga sudah coba diterapkan, akan tetapi sampai saat ini masih belum menemukan titik terang terkait masalah kesejateraan guru honor.

“Rata-rata guru honorer di daerah ini kan gajinya Rp 1 juta saja per bulan, kemudian ditambah dengan insentif Rp700 ribu,” beber Puji.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui dinas pendidikan , Sri Puji berharap kesejahteraan guru dan peningkatan SDM untuk tenaga pendidik perlu terus diperhatikan.

Karena dirinya beranggapan bahwa kesejahteraan guru akan mengantarkan keikhlasan dalam berprofesi sebagai guru, dan Sri Puji juga berkomitmen akan terus berupaya berkomunikasi dengan pemkot Samrinda maupun semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Kita harapkan regulasi pemerintah pusat itu bisa lebih fleksibel. Kemudian gaji guru honorer juga bisa meningkat,” tutupnya. (Fa). Adv

Leave a comment