Kaltimpedia
Beranda Prokom Kukar Kukar Perkuat Pendidikan Agama, Bantuan Rp100 Juta untuk Pesantren Tetap Digelontorkan Lewat Program Kukar Berkah

Kukar Perkuat Pendidikan Agama, Bantuan Rp100 Juta untuk Pesantren Tetap Digelontorkan Lewat Program Kukar Berkah

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri memberikan bantuan operasional kepada pesantren di Hari Santri.

Kutai Kartanegara, Kaltimpedia.com – Suasana kebangkitan pendidikan agama di Kutai Kartanegara (Kukar) terus berlanjut. Melalui program Kukar Berkah, Pemerintah Kabupaten Kukar memastikan pondok pesantren di seluruh wilayah tetap mendapat dukungan penuh berupa bantuan operasional Rp100 juta per lembaga, sebagai wujud nyata komitmen daerah dalam memperkuat pendidikan berbasis keagamaan.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, pesantren bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari visi besar membangun sumber daya manusia yang berkarakter Qurani dan mandiri. Ia memastikan program Kukar Berkah tidak akan terhenti, meskipun kondisi keuangan daerah terus disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan.

“Program bantuan operasional untuk pondok pesantren senilai Rp100 juta tetap kita lanjutkan. Ini bentuk komitmen kita agar lembaga keagamaan bisa terus berkembang dan menjadi pusat pembinaan umat,” kata Aulia usai menghadiri peringatan Hari Santri Nasional di Tenggarong.

Aulia menyebut, keberlanjutan program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif Kukar Idaman, yang kini diperkuat dalam era Kukar Idaman Terbaik. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh pesantren di Kukar memperoleh dukungan merata agar kegiatan belajar dan pembinaan santri berjalan optimal.

Sementara Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Dendi Irwan Fahriza, menambahkan, hingga tahun 2025 tercatat 50 pondok pesantren telah menerima bantuan melalui skema hibah daerah. Setiap penerima, kata Dendi, wajib memiliki izin operasional resmi dari Kementerian Agama serta lolos verifikasi ketat.

“Sejak 2022, bantuan ini sudah tersalurkan ke 50 pesantren aktif. Semua penerima diverifikasi langsung dan telah mendapatkan rekomendasi dari Kemenag,” jelasnya.

Menurut data terbaru Kemenag Kukar, kini terdapat 53 pondok pesantren aktif di seluruh wilayah kabupaten. Pemkab Kukar sedang menyiapkan mekanisme agar tiga lembaga tambahan dapat segera ikut merasakan manfaat program ini di tahap berikutnya.

Program Kukar Berkah dirancang tidak hanya sebagai bantuan keuangan, tetapi juga sebagai instrumen penguatan kelembagaan pesantren agar lebih mandiri. Dana hibah digunakan untuk mendukung operasional, sarana santri, hingga pengembangan kegiatan pendidikan dan sosial keagamaan.

Dendi menuturkan, keberlanjutan Kukar Berkah akan dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar Idaman Terbaik, agar selaras dengan arah pembangunan sektor pendidikan dan keagamaan.

“Program ini bukan sekadar bantuan, tapi investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak. Karena itu, kami pastikan Kukar Berkah akan tetap berjalan di RPJMD berikutnya,” pungkasnya. (adv)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan