Pemkab Kukar Beri Sinyal Program Guru Sarjana Berlanjut di 2026
Kutai Kartanegara, Kaltimpedia.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memberikan sinyal keberlanjutan program Guru Sarjana pada 2026. Program ini menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan menyiapkan generasi pelajar yang unggul.
Kabar baik itu disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza pada Hari Guru Nasional 2025. Peringatan guru Nasional merupakan wujud penghargaan atas peran penting guru dalam pembangunan daerah. Bahkan, keberhasilan pemerintahan daerah tidak lepas dari kontribusi para pendidik di lapangan.
“Selamat Hari Guru. Banyak capaian daerah yang tidak mungkin terjadi tanpa dedikasi guru-guru kita,” kata Dendy saat menghadiri pembukaan seleksi Da’i di Kantor LPTQ Kukar, Rabu (26/11/2025).
Ia menjelaskan, percepatan Program 1.000 Guru Sarjana pada 2022–2023 telah menghasilkan kemajuan signifikan. Dalam dua tahun itu, sekitar 600 peserta, baik guru aktif yang belum sarjana maupun mahasiswa FKIP, telah mendapat dukungan pembiayaan pendidikan.
“Kurang lebih enam ratus peserta sudah terfasilitasi. Sisanya akan dituntaskan melalui koordinasi bersama perangkat daerah terkait,” sambung Dendy.
Sejak 2024, Bagian Kesra Kukrt tak lagi menangani program tersebut, melainkan berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar agar proses peningkatan kualifikasi guru berjalan lebih terintegrasi.
Dari total target 1.000 peserta, sekitar 400 orang diproyeksikan dipenuhi melalui kerja sama Disdikbud dan BKPSDM. Terutama bagi guru berstatus PNS yang membutuhkan peningkatan kompetensi formal.
Memasuki 2025, Pemkab Kukar tetap membuka peluang beasiswa pendidikan keguruan bagi masyarakat non-ASN. Skema pendanaan tersedia untuk jenjang D4, S1, S2, hingga S3 melalui Beasiswa Kukar Idaman Terbaik.
“Tahun depan kesempatan beasiswa keguruan masih terbuka. Silakan masyarakat Kukar mendaftar, terutama yang mengambil jalur pendidikan,” tuturnya.
Dendi menambahkan, Pemkab Kukar sedang menyusun program lanjutan untuk 2026. Termasuk pembaruan skema beasiswa dan pembagian kewenangan antarperangkat daerah agar penyaluran bantuan pendidikan lebih efektif.
Nanti, pengelolaan Beasiswa dan Bantuan Pendidikan Kukar Idaman Terbaik akan dibagi dalam tiga jalur koordinasi. Pertama, Disdikbud mengelola beasiswa pendidikan dasar hingga beasiswa khusus guru. Kedua, BKPSDM mempercepat peningkatan kualifikasi guru PNS, dan Bagian Kesra menangani beasiswa SMA sederajat dan pendidikan tinggi.
“Dengan pembagian ini, alur beasiswa bisa lebih cepat dan kebutuhan tenaga pendidik dapat dipenuhi lebih terarah,” tutupnya. (adv)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



