Kaltimpedia
Beranda kukar Warga Muara Kaman Ulu Dibuat Heboh Beruang Madu Masuk Pemukiman, BKSDA Pasang Perangkap

Warga Muara Kaman Ulu Dibuat Heboh Beruang Madu Masuk Pemukiman, BKSDA Pasang Perangkap

Beruang di belakang pemukiman warga desa Muara Kaman Ulu.

‎TENGGARONG – Kemunculan seekor beruang madu yang masuk hingga ke area pemukiman Warga Muara Kaman, Kutai Kartanegara membuat geger. Hewan dilindungi itu sempat merusak sejumlah peralatan rumah warga pada Sabtu (6/9/2025), sebelum akhirnya dilaporkan ke call center Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

‎“Kami terima laporan dari warga bahwa beruang madu masuk ke pemukiman. Tim piket langsung cek ke lapangan dan memang benar ada gangguan satwa,” kata Ridho Petugas BKSDA Kukar sebagaimana dilansir Jurnalborneo.com, Rabu (10/9/2025).

‎Keesokan harinya, tim gabungan bersama Pemadam Kebakaran (PMK), aparat desa, hingga kepolisian memasang kandang jebak di sekitar lokasi. Namun upaya itu belum membuahkan hasil. Hewan yang aktif pada malam hari tersebut berpindah tempat dari Muara Kaman Ulu ke Muara Kaman Ilir.

‎“Dua malam kami coba amankan dengan menjebak dengan kandang, tapi belum berhasil. Medannya rawa, banyak air, sehingga menyulitkan tim. Sementara beruang bisa dengan mudah bergerak di area itu,” jelasnya.

‎BKSDA menekankan agar warga tidak panik bila beruang muncul kembali. Satwa itu biasanya mencari makanan berbau manis seperti gula, minyak goreng, atau sisa dapur di tempat sampah.

‎“Warga jangan ribut atau mendekat untuk foto. Biarkan dia tenang. Kalau beruang merasa terganggu, dia bisa berlari atau bahkan menyerang jika terkejut,” ujarnya.

‎Meski beruang madu cenderung menghindar dari manusia, potensi bahaya tetap ada jika bertemu langsung. Karena itu, BKSDA berencana memindahkan kandang jebak ke lokasi baru yang lebih dekat dengan jalur pergerakan satwa tersebut di kawasan Muara Kaman Ilir.

‎“Harapan kami beruang bisa segera tertangkap dengan aman, tidak mencelakai warga maupun dirinya sendiri,” tegasnya.

‎Fenomena ini juga memunculkan pertanyaan soal perubahan pola hidup beruang madu. Satwa yang semestinya berada di hutan justru makin sering mendekati permukiman.

‎“Mungkin karena berkurangnya habitat dan makanan di alam, dia akhirnya mencari sumber makanan di sekitar rumah warga,” tambah petugas.

‎Untuk sementara, warga diminta tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menarik satwa liar mendekat.(kp/mn)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan