Wakil Ketua II DPRD Kaltim Dorong Pengembangan Sekolah Inklusi Di Benua Etam
Kaltimpedia.com, Samarinda – Pengembangan sekolah inklusi menjadi salah satu perhatian Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis.
Ananda sapaan akrabnya, menyampaikan sebab semua anak tanpa terkecuali punya hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan tidak terpinggirkan, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK).
“Maka kita berkomitmen akan mendukung dan mendorong pengembangan sekolah inklusi di Benua Etam,” katanya.
“Di Kaltim sudah cukup baik, sudah ada beberapa sekolah inklusi. Tinggal kedepannya harus terus diperbaiki, kita terus penyempurnaan. Kemudian harus terus ditambah. Karena hak pendidikan itu adalah hak semua anak, semua punya hak yang sama, termasuk anak berkebutuhan khusus,” sambung Ananda.
Dirinya menyebutkan, bahwa saat ini Kaltim baru memiliki 34 Sekolah Luar Biasa (SLB) yang tersebar di 10 kabupaten dan kota. Lalu, 11 SLB diantaranya berstatus negeri dan 23 SLB merupakan milik swasta.
“Angka ini terbilang kurang ditengah jumlah siswa berkebutuhan khusus terus bertambah tiap tahunya. Untuk itu, kita menilai salah satu alternatif fasilitas pendidikan ABK adalah dengan hadirnya sekolah inklusi,” jelas Ananda.
Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Samarinda itu, menyebutkan bahwa sesuai dengan Permendiknas No.70 Tahun 2009, anak berkebutuhan khusus bisa mengikuti pembelajaran lewat sekolah inklusi.
“Namun, hal itu juga disesuaikan dengan fasilitas, maupun sarana prasarana di sekolah tersebut. Kini ada belasan sekolah di Kaltim yang sudah menerapkan sekolah inklusi,” tutur Ananda.
Hadirnya sekolah inklusi, Ananda meyakini, akan membantu mengurangi stigma terhadap disabilitas dan memungkinkan integrasi sosial yang lebih baik.
“Oleh karena itu, kita berharap pemerintah kedepannya akan menyiapkan beberapa langkah sebagai upaya suksesi hadirnya sekolah inklusi,” tutupnya. (adv)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



