Basarnas Kaltim Gelar Latihan Potensi SAR di Air, Wali Kota Samarinda Apresiasi

0 1,048

Kaltimpedia.com,SAMARINDA – Basarnas Kalimantan timur (Kaltim) menggelar pelatihan potensi pencarian dan pertolongan teknik pertolongan permukaan air, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengapresiasi kegiatan tersebut, di Hotel Midtown Samarinda lantai 2, pada Senin (21/03/2022).

Dalam acara pembukaan kegiatan pelatihan dibuka oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun, dihadiri oleh Kapolres Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda dan (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) BPBD Kota Samarinda.

Wali Kota Samarinda Andi Harun dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas kegiatan pelatihan potensi pencarian dan pertolongan yang dilaksanakan Basarnas Kaltim hari ini.

“Saya menyambut baik pelatihan dengan harapan memberikan pemahaman, bagaimana menyikapi darurat kebencanaan agar dipahami masyarakat,” katanya.

Dirinya mengatakan, walaupun potensi kecelakaan lalulintas air di Samarinda sangat minim. Tetapi penting melakukan pelatihan-pelatihan kepada potensi SAR.

“Samarinda tidak didominasi kecelakaan laut, tapi potensi penyelamatan sangat terbatas, sehingga pelatihan untuk relawan dipandang sangat penting. Sehingga dalam operasi SAR, tidak mungkin Basarnas melakukan sendiri tanpa dukungan potensi SAR yang lain. Pemkot juga memahami sistem mekanisme penanggulangan bencana ini,” katanya.

Wali Kota Samarinda Andi Harun saat menyerahkan lencana (sumber: Dukomentasi Pimpinan)

Kepada seluruh peserta pelatihan, Andi Harun berharap agar dapat memanfaatkan momentum pelatihan untuk meningkatkan skill.

“Tentunya diharapkan peserta memiliki keterampilan dan kemampuan penanganan bencana dari pelatihan ini,” harapnya.

Terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Melkianus Kotta mengatakan, pihaknya sebagai unit pelaksana tugas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, bertanggungjawab di bidang pencarian dan memiliki tugas untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan saat terjadi kecelakaan transportasi udara dan laut.

“Kecelakaan dengan penanganan khusus, kondisi yang membahayakan jiwa manusia, maupun bencana dalam tanggap darurat, khususnya di wilayah Kaltim,” ujarnya.

Dalam melaksanakan tugasnya, Basarnas Kaltim juga didukung oleh 3 pilar utama, yaitu sumber daya manusia (SDM) yang profesional, sarana prasarana yang memadai dan koordinasi bersama potensi SAR yang lain.

“Karena kami menyadari bahwa salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kantor Pencarian dan Pertolongan dalam melaksanakan operasi SAR adalah kemampuan untuk menyelamatkan jiwa sebanyak-banyaknya. Ini hanya dapat dilakukan, apabila respon time dapat ditingkatkan dengan dukungan personil yang profesional, serta adanya peran serta masyarakat,” terangnya.

Melkianus Kotta berharap, dengan dilaksanakannya pelatihan, peserta memiliki kemampuan yang lebih profesional dan andal dalam melaksanakan tugas SAR.

“Selain pengetahuan dan keterampilan, pelatihan ini juga mencakup pembentukan sikap mental dalam melaksanakan tugas kemanusiaan. Sehingga diharapkan peserta akan memiliki kesamaan dalam pola pikir maupun pola tindak dalam pelaksanaan pencarian operasi SAR,” imbuhnya.(*)

Penulis Rahmadani

Leave a comment