Kaltimpedia
Beranda Kalimantan Timur BNNP Kaltim Komitmen: Wilayah Kaltim Ditargetkan Bersih Narkoba

BNNP Kaltim Komitmen: Wilayah Kaltim Ditargetkan Bersih Narkoba

Kepala Pemberantasan dan Intelejen BNNP Kaltim, Kombes Pol Tejo Yuantoro.

Samarinda – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Timur (BNNP Kaltim) terus melaksanakan upaya serius untuk memberantas penyalahgunaan narkoba dengan memulihkan area yang dikenal sebagai “Kampung Rawan Narkoba” menuju kawasan Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Kegitan ini sejalan dengan program nasional BNN yang digalakkan di seluruh Indonesia.

Dalam pernyataannya, Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kaltim, Kombes Pol Tejo Yuantoro, menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah operasi penyisiran telah dilakukan di kawasan-kawasan yang dianggap sebagai daerah rawan.

Untuk di Kota Samarinda, salah satu fokus operasi adalah di Jalan Lambung Mangkurat, dimana beberapa titik dinilai sebagai kawasan rawan narkoba.

“Samarinda ini masih tergolong rawan, bukan yang terparah. Namun, tetap menjadi perhatian serius kami. Setelah ini, kami akan melanjutkan ke tahap berikutnya di daerah lain, seperti Balikpapan dan Bontang,” ungkap Kombes Tejo (8/11/2025).

BNNP Kaltim telah memetakan sejumlah wilayah lain yang juga masuk dalam kategori rawan narkoba, termasuk Gunung Bugis di Balikpapan dan beberapa titik di Bontang.

Kombes Tejo menegaskan pentingnya koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Kesbangpol untuk melaksanakan program lanjutan di kawasan-kawasan tersebut.

Salah satu inisiatif yang dirancang adalah mengembalikan fungsi sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kami bekerja sama dengan Pemprov Kaltim untuk mengubah citra kawasan ini. Misalnya, transformasi dari kampung narkoba menjadi kampung tenun atau kampung produktif lainnya,” tambahnya.

Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan bahwa pengguna yang terjaring dalam operasi berasal dari berbagai usia dan latar belakang sosial. Terdapat pengguna muda, dewasa, bahkan lanjut usia, dengan beberapa di antaranya memiliki keterbatasan fisik seperti tuna wicara dan tuna rungu.

Meskipun rata-rata merupakan pengguna aktif, tidak ditemukan barang bukti karena mereka hanya sebagai pemakai, bukan pengedar. “Semua pengguna akan diarahkan ke program rehabilitasi agar bisa pulih,” tegas Kombes Tejo.

Akhir kata, Kombes Pol Tejo menekankan komitmen BNNP Kaltim untuk melanjutkan kegiatan serupa secara bertahap di berbagai titik rawan lainnya, hingga terbentuk lingkungan masyarakat yang sadar dan bebas narkoba.

“Kami akan terus melaksanakan operasi semacam ini di tahap-tahapan berikutnya. Target kami adalah seluruh wilayah Kalimantan Timur bisa menjadi kawasan bersih dari narkoba,” tutupnya.

Dengan semangat kolaborasi dan penguatan masyarakat, mari bersama‐sama, tidak hanya pemerintah namun masyarakat juga turut andil dalam wujudkan Kalimantan Timur yang bebas narkoba.(ct/ADV/Diskominfo)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Iklan