dinkes Kukar Libatkan Kader Pembangunan Manusia Pantau Pertumbuhan Balita

0 1,569

Kaltimpedia.com, Tenggarong – Upaya menurunkan angka stunting di Kutai Kartanegara (Kukar), salah satunya dilakukan melalui tingkat desa. Dalam pelaksanaannya tidak hanya dilakukan dari Dinas Kesehatan tapi juga dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Seminggu yang lalu, Dinkes Kukar berkolaborasi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dalam kegiatan Orientasi Pemantauan Pertumbuhan Kader Pembangunan Manusia (KPM). Dimana, KPM merupakan salah satu program yang ada di PMD dan tersebar di sejumlah desa-desa.

“Percepatan penurunan angka stunting garda terdepan di masyarakat adalah KPM. Diharapkan tidak hanya mendata ataupun mengawal anggaran di desa tetapi bisa melakukan pemantauan pertumbuhan balita,” Kasi Peningkatan Gizi Keluarga dan Masyarakat Dinkes Kukar, Nurul Fitriningsih, Selasa (23/11/2021).

Dalam pemantauannya, KPM bisa mengukur panjang badan dan berat badan balita tapi tidak untuk menentukan status gizi karena penentuannya ada di bagian kesehatan. Jadi KPM tidak bisa menentukan balita tersebut stunting atau tidak.

“Selama ini KPM berjalan sendiri, sehingga perlu menyatukan tujuan di program konvergensi stunting di desa,” ungkapnya.

Saat ini, kurang lebih ada sekitar 668 KPM di Kukar, baik itu daerah lokasi khusus (lokus) stunting dan non lokus. Nurul menjelaskan sudah menetapkan 21 lokus daerah yang menjadi titik fokus penanganan stunting.

“Tugas mereka untuk mengedukasi kepada masyarakat betapa pentingnya balita dibawa ke Posyandu untuk pemantauan pertumbuhan,” katanya mengakhiri. (Dha/Adv)

Leave a comment