Kaltimpedia
Beranda DPRD Samarinda DPRD Desak Perkim Samarinda Prioritaskan Penanganan Kawasan Kumuh Secara Menyeluruh

DPRD Desak Perkim Samarinda Prioritaskan Penanganan Kawasan Kumuh Secara Menyeluruh

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar.

SAMARINDA – Sebanyak 70 hektar kawasan kumuh di Kota Samarinda masih menjadi tantangan besar yang harus segera ditangani Pemerintah Kota Samarinda. Menanggapi hal ini, DPRD Kota Samarinda meminta Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) untuk lebih serius dan terfokus dalam menuntaskan persoalan tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar menyampaikan bahwa kawasan kumuh yabgtersebar di sejumlah titik di Kota Tepian perlu penanganan menyeluruh, bukan hanya bersifat parsial seperti program bedah rumah.

“Dari laporan mereka (Perkim), kita tadi melihat peta yang terdapat beberapa luas kawasan kumuh di Samarinda. Totalnya kurang lebih 70 hektar kawasan kumuh,” ujar Deni.

Politikus Partai Gerindra ini mengungkapkan bahwa Perkim telah menerima anggaran sekitar Rp 112 miliar pada tahun 2024 untuk kegiatan dan belanja modal. Namun, Deni menilai besarnya anggaran tersebut perlu benar-benar dimaksimalkan untuk menyentuh akar persoalan.

“Kalau tidak salah jumlahkan itu sekitar 112 miliar yang mereka dapatkan, baik belanja modal maupun kegiatan,” katanya.

Deni juga menyoroti bahwa bantuan bedah rumah senilai Rp 30 juta per unit belum cukup untuk menyelesaikan masalah kawasan kumuh. Ia menekankan perlunya perbaikan secara total dengan anggaran yang sesuai, yakni sekitar Rp 170 juta per unit jika ingin berdampak signifikan.

“Angkanya kan hanya 30 juta, tapi kalau seandainya dia perlu keseluruhan, itu anggarannya sekitar 170 juta per unit,” imbuhnya.

Selain penanganan fisik bangunan, Deni juga meminta perhatian terhadap aspek pendukung lainnya, seperti penerangan jalan di kawasan permukiman. Ia menyoroti masih banyak wilayah yang belum memiliki fasilitas pencahayaan yang memadai sehingga berpotensi menyebabkan masalah lainnya.

“Masih ditemui kawasan-kawasan pemukiman yang gelap gulita. Ini yang kami minta ke mereka untuk lebih diperhatikan,” pungkasnya.

Dengan adanya dorongan ini, DPRD Kota Samarinda berharap kawasan kumuh dapat berkurang signifikan, terutama di titik-titik yang memang diperlukan penanganan segera oleh Pemerintah Kota Samarinda.

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan