DPRD Kaltim Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan untuk Hidup Lebih Toleransi dan Menjunjung Nilai Gotong Royong
Kaltimpedia.com, Samboja – Dalam upaya memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat, Anggota DPRD Kaltim Muhammad Samsun menggelar kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan di Samboja, Sabtu (16/11). Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuda, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat, dengan fokus pada pentingnya hidup dalam toleransi dan menjunjung tinggi nilai gotong royong.
Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, dalam sambutannya menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan adalah fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa, terutama di tengah tantangan globalisasi dan keberagaman masyarakat Indonesia. “Nilai toleransi dan gotong royong adalah warisan leluhur yang harus terus kita rawat. Dengan memperkuat wawasan kebangsaan, kita dapat mencegah potensi konflik dan membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman,” ujarnya.
Kegiatan ini mencakup sesi diskusi interaktif, pemaparan materi, dan simulasi untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu narasumber, Rinda Desiansti, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa toleransi tidak hanya soal menghormati perbedaan agama atau suku, tetapi juga saling memahami dan bekerja sama untuk kepentingan bersama.
“Di era modern ini, tantangan terhadap persatuan semakin kompleks. Maka dari itu, penting bagi masyarakat untuk kembali menguatkan nilai-nilai Pancasila, terutama gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia,” kata Rinda.
Para peserta juga diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif dalam mempraktikkan toleransi dan gotong royong di komunitas masing-masing. Salah satu peserta, Supardi, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Sosialisasi seperti ini sangat penting agar kita lebih sadar akan peran kita dalam menjaga persatuan bangsa, terutama bagi generasi muda,” ungkapnya.
DPRD Kaltim berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa di berbagai daerah di provinsi ini. Selain memberikan pemahaman mendalam tentang wawasan kebangsaan, kegiatan ini diharapkan dapat membangun solidaritas dan mempererat tali persaudaraan di masyarakat.
Dengan semangat toleransi dan gotong royong, masyarakat Kaltim diharapkan dapat menjadi contoh harmoni dalam keberagaman, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkeadilan. (fa/adv)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



