Kaltimpedia
Beranda Nasional Fraksi Golkar Ingatkan: Jangan Jadikan RPJMD Kaltim Sekadar Dokumen Indah Tanpa Aksi

Fraksi Golkar Ingatkan: Jangan Jadikan RPJMD Kaltim Sekadar Dokumen Indah Tanpa Aksi

Fraksi Golkar DPRD Kaltim memberikan sejumlah catatan penting terhadap rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2025–2029. (Foto: Humas DPRD Kaltim)

Kaltimpedia.com, Samarinda – Rapat Paripurna ke-16 DPRD Kalimantan Timur yang digelar pada Senin (2/6/2025) menjadi panggung penting bagi Fraksi Golkar untuk menyuarakan pandangan kritis terhadap Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2025–2029. Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Ekti Imanuel, suara Fraksi Golkar disampaikan lugas oleh Bendahara Fraksi, Syarifatul Sya’diah.

Meski mengapresiasi penyusunan RPJMD yang dianggap telah sistematis dan selaras dengan arah kebijakan nasional, Fraksi Golkar mengingatkan bahwa keberhasilan perencanaan tidak diukur dari seberapa lengkap dokumen disusun, tetapi dari seberapa besar manfaatnya dirasakan rakyat.

“Jangan sampai RPJMD ini hanya indah di atas kertas, tapi tidak menyentuh kebutuhan nyata masyarakat. Semua rencana harus konkret, terukur, dan berpihak pada rakyat,” ujar Syarifatul di hadapan para anggota dewan dan perwakilan Pemerintah Provinsi Kaltim.

Fraksi Golkar mencatat bahwa dokumen RPJMD telah merujuk pada Asta Cita, proyek strategis nasional, serta indikator pembangunan nasional lainnya. Ini dinilai sebagai langkah penting dalam memastikan pembangunan Kaltim berjalan seiring dengan program prioritas negara.

Namun, mereka menyoroti bahwa visi besar yang diusung Gubernur dan Wakil Gubernur, yakni “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas,” harus lebih dari sekadar slogan. Diperlukan langkah nyata, strategi tajam, dan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di berbagai lapisan.

“Visi ini bagus, tapi harus dijabarkan dalam aksi nyata. Jangan biarkan hanya jadi jargon lima tahunan,” tegas Syarifatul.

Golkar juga menyoroti posisi strategis Kaltim sebagai tuan rumah Ibu Kota Nusantara (IKN). Mereka mendorong agar kehadiran IKN dimanfaatkan sebagai lokomotif untuk mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Kehadiran IKN harus dijadikan momentum untuk mengangkat seluruh wilayah Kaltim, bukan hanya kawasan inti. Daya saing daerah, keadilan sosial, dan kesejahteraan merata harus menjadi roh dari RPJMD ini,” tandasnya.

Pandangan Fraksi Golkar ini akan menjadi salah satu bahan pembahasan dalam rapat-rapat lanjutan bersama Pemerintah Provinsi. Seluruh masukan dari fraksi-fraksi akan diakomodasi dalam pembahasan mendalam, termasuk evaluasi pasal per pasal dan penajaman program prioritas lima tahun ke depan.
(DPRDKaltim/Adv/AH)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Iklan