Kesehatan Relawan Ambulance Prioritas, BPBD Samarinda Bantu Peralatan

0 1,218

Kaltimpedia.com, Samarinda —  Relawan Ambulance EMT-ITS Kota Samarinda mendapatkan bantuan alat kesehatan berupa baju hazmat 3 dus (120 lembar), 40 kotak masker medis (2.000 lembar), 160 kotak sarung tangan latek, 31 buah kacamata google, dan 31 pasang sepatu karet.

Bantuan yang diserahkan secara simbolik oleh Plh. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Samarinda, Suwarso, mewakili Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda diwakili Mohd. Iskandar, yang diterima oleh Ketua Info Taruna Samarinda (ITS), Joko Iswanto, bertempat di halaman BPBD SAmarinda, pada Selasa (18/1/2021).

“Sementara ini kita bantu dari stok yang ada dulu, minimal membantu kawan-kawan dalam proteksi diri selama melaksanakan tugas kemanusian. Jangan sampai niat membantu justru menjadi korban, misalnya tertular penyakit,” jelas Suwarso.

Penyerahan bantuan dalam suasana yang hangat penuh keakraban antara relawan dan perangkat BPBD Kota Samarinda ini diselingi dengan diskusi kecil, antara lain dalam pelaksanaan pelayanan ke masyarakat.

Sementara itu, Ketua Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto mengatakan anggota relawan Emergency Medical Team (EMT) dengan sepenuh hati melayani warga masyarakat yang membutuhkan.

“Saya berharap warga tidak segan-segan jika memerlukan unit ambulance telp saja ke 112 atau ke 110, insyaAllah dalam waktu yang tidak lama ambulance relawan terdekat akan merapat sesuai alamat,” jelas Jokis.

Menurut Jokis unit ambulance anggota EMT-ITS tidak hanya melayani warga yang memerlukan jasa ambulance dalam kota, juga melayani warga masyarakat misalnya pengantaran jenazah ke luar provinsi Kaltim.

“Kawan-kawan relawat Ambulance EMT-ITS siap kapan saja jika diperlukan, beberapa kali kita juga melayani pengantaran jenazah hingga ke Kalbar. Teraakhir ada anggota yang melayani pengantaran jenazah ke Kaltara. Beberapa waktu lalu Ambulance PWI Kaltim Peduli saya lihat juga melayani pengantaran jenazah ke Sangatta Kabupaten Kutai Timur, bahkan medan yang berat seperti ke Muara Bengkal yang harus menggunakan double garden, InsyaAllah anggota kami siap,” papar Jokis.

Salah seorang relawan bernama Nanang mengatakan,  kita harus hati-hati dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini, terutama melindungi diri dulu.

“Banyak masyarakat yang tidak terbuka apa sakitnya, sehingga kawan-kawan relawan harus membentengi diri dengan peralatan yang ada, minimal gunakan masker dan sarung tangan latek, setelah di pakai buang, dan jika habis selesai pengantaran pasien diusahakan pulang ke posko untuk mandi dan ganti baju,” jelas Nanang.

Beberapa relawan ambulance yang hadir diantaranya Ambulance PWI Kaltim Peduli diterima Usamah Bima Shafa, Relawan Ambulance Satria diterima H. Asnari, Relawan Ambulance Orca diterima Fardianto, dan relawan Ambulance Sungai Lais diterima Fardianto.(YA)

Leave a comment