Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2020 Pembangunan Di Kaltim Melambat

0 717

Samarinda – Lapora pertanggung jawaban atau sering di sebut dengan LKPJ Gubernur Provinsi Kalimantan Timur tahun 2020 yang berlangsung pada rapat paripurna ke-11, yang berlangsung di gedung D Senin (3/05/2021).

Proyek Pembangunan di berbagai sektor yang ada di Kalimantan Timur saat ini masih dalam tahap lelang atau tender, hal ini yang menjadi salah satu penyebab pembangunan di Kalimantan Timur Melambat untuk tahun ini.

Proses Lelang sendiri membutuhkan waktu yang sedikit lama di bandingkan dengan Penunjukan Langsung hal ini dikarenakan nilai proyek pembangunan cukup besar oleh sebab itu lelang atau tender membutuhkan waktu yang lama sampai kegitan bisa turun di masyrakat.

” Jika lelang tender tertunda pasti berpengaruh, mestinya lelang dimulai paling lambat Maret. Kalau lambat sampai sekarang ini, apa yang mau dikerjakan. Membutuhkan waktu yang besar paling tidak tiga bulan,” ucap Sigit.

Lanjut, Sigit Wibowo juga mengatakan jika kondisi ini tidak segera dievaluasi serta di perbaiki maka selain pelambatan pembangunan ADPB Kaltim juga diprediksi akan terjadi silva.

“Tidak menutup kemungkinan anggaran Pemprov Kaltim tahun 2021 sebesar Rp 11,61 triliun tidak terserap maksimal,” Ungkap Sigit

” Jika lelang tender tertunda pasti berpengaruh, mestinya lelang dimulai paling lambat Maret. Kalau lambat sampai sekarang ini, apa yang mau dikerjakan. Membutuhkan waktu yang besar paling tidak tiga bulan,” ucap Sigit.

Sebelum berakhir Politisi Partai PAN tersebut juga berharap agar pemerintah bisa menggenjot masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bergerak cepat dalam penyerapan anggaran. Jika tidak terserap, maka pembangunan di Kaltim akan melambat. (fa)

Leave a comment