Masyarakat di Dua Kecamatan Tunggu DPRD Terkait Pemekaran

0 2,166

Kaltimpedia.com, Tenggarong – Kutai Kartanagera (Kukar) telah mendapatkan Nomor Induk Kecamatan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) beberapa waktu lalu. Namun masih tertahan di DPRD KUKAR, terkait dengan PERDA yang disahkan beberapa waktu lalu.

Kecamatan yang terbentuk adalah kecamatan Kota Bangun Barat dan Kecamatan Samboja Barat. Hasil dari panitia khusus (pansus) terkait rancana Tata Ruang Wilayah (RT/RW) yang masih mandek di DPRD Kukar.

Ketua Pansus Pemekaran, Ahmad Yani mengatakan “perda terkait dengan kewenangan itu sebenarnya tidak ada kendala, ini tinggal dibahas pansus mungkin di bulan ini diselesaikan, paling lama tanggal 25 itu pengesahan.”

Ahmad yani menyampaikan bisa terjadinya Pengesahan yang Molor ini karna lambatnya terkait dengan penyampaian nota diliar perpem perda.

“Sebenarnya bukan kesalahan DPR, hanya lambat disampaikan saja, lambat disampaikan sehingga pembahasannya juga dibahas lambat”

Terkait persiapan dilapangan infrastruktur dan fasilitas pemekaran kecamatan ini sudah siap untuk di operasikan. Mulai dari Kantor Desa, yang menjadi kantor persiapan pemekaran pun telah disiapkan.

Camat Samboja, Burhanudin S, Ag. M. Mengatakan untuk Samboja Barat sendiri Kantor Desa Tani Bakti lah yang ditunjuk menjadi Kantor Camat Samboja Barat.

“Kantor Desa Tani Bakti itu dijadikan kantor sementara Samboja Barat, itu kondisi disana sudah kosong artinya sudah pindah” Burhan.

Informasi yang Burhanudin kantongi terkait pengesahan di DPRD dilaksanakan pada pekan kedua November 2021. Terjadi Molor karna pihak DPRD tak kunjung kuorum dalam pengesahan RTRW.

“Kami minta dipercepat pengesahan itu, bahkan sudah menyampaikan langsung keanggota pansusnya” Burhanuddin.

Dari 23 Kelurahan dan Desa, nantinya 10 dianataranya akan membentuk Samboja Barat yakni Tani Bakti, Karya Merdeka, Sungai Merdeka, Bukit Merdeka, Margomulyo, Argo Sari, Amborawang Darat, Amborawang Laut, Salok Api Laut dan Salok Api Darat.

Leave a comment