Program Jeng Rinda Mendapatkan Penghargaan Rekor MURI

0 1,516

Kaltimpedia.com, Samarinda – Program minyak Jelantah Membangun Samarinda atau yang dikenal dengan Jeng Rinda yang diprakarsai oleh Pemerintah Kota Samarinda membuahkan prestasi yang luar biasa. Program Jeng Rinda mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) atas pengumpulan minyak goreng jelantah terbanyak se-Indonesia.


Program Jeng Rinda ialah program pengumpulan donasi berbentuk minyak goreng bekas atau jelantah di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Samarinda dan masyarakat. Minyak jelantah yang terkumpul sebanyak 14.362 kilogram dengan nilai uang Rp 100.540.300.


Penyerahan Rekor MURI kepada Pemerintah Kota Samarinda yang langsung diterima oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang dilaksanakan di ballroom hotel Aston Samarinda lantai 17, pada Kamis (7/04/2022).

Walikota Samarinda, Andi harun


Wali Kota Samarinda H. Andi Harun mengapresiasi positif keberhasilan pencapaian rekor Muri ini atas kerja keras Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang bermitra dengan PT Garuda Sinar Perkasa (GSP).


“Saya senang atas pencapaian DLH beserta mitranya PT GSP beserta relawan atas pencapaian rekor MURI ini. Selain bermakna ekonomis, program ini juga menjadi langkah penyelamatan keberpihakan peningkatan kualitas hidup kita. Saya berharap program Jeng Rinda tidak berhenti sampai disini,” ucapnya.


Pemkot Samarinda, tegas Andi Harun, tidak akan menghentikan program Jeng Rinda ini walaupun setelah mendapatkan rekor MURI. Andi Harun menyatakan bahwa program Jeng Rinda akan didesain sedemikian rupa untuk menjadi program yang lebih profesional.


“Ke depan kami mendesain program Jeng Rinda ini, selain sebagai kegiatan pro lingkungan, namun juga bisa dikombinasikan dengan badan usaha milik RT agar bernilai ekonomis bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Samarinda, Nurrahmani menjelaskan, hasil Muri yang dicapai tidak lepas dari peran relawan pengumpul minyak jelantah ini. Menurut penjelasan, pihaknya memiliki 125 relawan dari unsur mahasiswa untuk mensosialisasikan program ini.


“Limbah minyak jelantah ini akan dijual bersama mitra kerja. Hasil penjualan ini akan digunakan untuk pembangunan kampung wisata Jeng Rinda di RT 32 Bukit Steling, Samarinda,” jelasnya.


DLH juga mendistribusikan jerigen kepada 59 kelurahan sebanyak 3000 jerigen yang disebar ke 1998 RT. Setelah itulah, relawan dan PT GSP mengambil donasi limbah jelantah serentak di 59 kelurahan tersebut.


Nurrahmani juga mengucapkan terima kasih kepada relawan pengumpul minyak jelantah atas edukasi dan penyuluhan dari tingkat kelurahan hingga RT dengan membentuk koordinator Jeng Rinda dari masing-masing RT dari unsur RT, PKK, Dasawisma, dan ibu-ibu muslimat.


“Relawan mengumpulkan door to door kepada masyarakat. Mereka melakukan edukasi terhadap pentingnya kesadaran akan lingkungan dengan tidak membuang limbah minyak jelantah ke lingkungan sekitar. Justru masyarakat mulai mendonasikan untuk program Jeng Rinda,” lanjut Yama, panggilan akrabnya.

Penulis : Rahmadani
Editor : Yuliawan

Leave a comment