Satpol PP Kaltim Tegaskan Penertiban Harus Menjaga Kemanusiaan, “Orang Lapar Tidak Boleh Diperlakukan Sembarangan”
Samarinda – Kepala Satpol PP Kaltim, Munawar, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap penertiban PKL maupun penegakan peraturan. Menurutnya, banyak warga berjualan di lokasi terlarang karena tekanan ekonomi, sehingga aparat harus menjaga sikap dan emosi.
“Saya selalu ingatkan anggota: orang lapar itu tidak boleh diperlakukan sembarangan. Bicara yang baik, jangan menyakiti,” ujarnya (18/11/2025).
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak menyetujui tindakan keras seperti membanting barang atau mempermalukan pedagang. Tindakan itu, kata dia, hanya akan memperburuk citra pemerintah.
“Pembinaan itu komunikasi, bukan kekerasan. Kalau petugasnya tenang, masyarakat juga ikut tenang,” tegas Munawar.
Kasus larangan jual bunga yang sempat viral menjadi contoh kurangnya komunikasi yang baik. Ia meminta anggotanya menjaga tutur kata agar tidak memicu konflik baru.
Menurutnya, masyarakat akan mematuhi aturan jika disampaikan dengan cara yang manusiawi. “Kadang masyarakat hanya butuh dijelaskan dengan sopan. Jangan langsung marah-marah,” katanya.
Ia memastikan pembinaan internal terus diperkuat. Meski begitu, ia mengakui bahwa situasi lapangan tidak selalu ideal. Namun standar humanis tetap harus menjadi pegangan setiap anggota Satpol PP Kaltim.(ct/ADV/Diskominfo)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



