Sosialisasi Karhutla Berjalan Interaktif, H. Muhammad Samsun Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
Kaltimpedia.com, Samboja – Anggota DPRD Kalimantan Timur, H. Muhammad Samsun, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kaltim Nomor 9 Tahun 2024 tentang Sistem Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (6/12/2025). Kegiatan berlangsung menarik, interaktif, dan disambut dengan antusias oleh warga.
Dalam acara tersebut, Samsun menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme pencegahan dan penanganan Karhutla, mengingat wilayah Samboja termasuk daerah rawan setiap musim kemarau.
“Kita ingin masyarakat benar-benar memahami langkah cepat, koordinatif, dan tepat ketika menghadapi potensi Karhutla. Perda ini hadir bukan hanya sebagai aturan, tetapi sebagai perlindungan bagi warga dan lingkungan,” ujar Samsun.
Sosialisasi berlangsung dengan sesi diskusi, tanya jawab, hingga simulasi sederhana mengenai kesiapsiagaan menghadapi kebakaran lahan. Warga tampak aktif menyampaikan pendapat dan pengalaman mereka selama menghadapi musim kemarau dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Samsun, keberhasilan pencegahan Karhutla sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak, terutama masyarakat sebagai garda terdepan.
“Pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat harus saling terhubung. Dengan pemahaman yang sama, kita bisa mengurangi risiko kerugian akibat Karhutla,” tambahnya.
Salah satu warga yang hadir, Rizal Mahendra, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan sosialisasi tersebut. “Penjelasan tadi sangat membantu. Selama ini kami tahu bahayanya Karhutla, tapi belum paham detail langkah resmi dan jalur pelaporan. Sekarang jadi lebih jelas,” ucapnya.
Warga lainnya, Siti Rahma, berharap kegiatan seperti ini rutin dilakukan menjelang musim kemarau. “Kami butuh edukasi seperti ini. Kalau masyarakat makin paham, kejadian Karhutla bisa ditekan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga di hadiri oleh BPSDM Kaltim, untuk menjelaskan secara teknis jika terjadi karhutla.
Acara ditutup dengan ajakan bersama untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap segala potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Samboja. (kp)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



