Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin Menekan Fungsi Utama APBD Kukar!

0 526

Kaltimpedia.com, Samarinda – Wakil Bupati Kutai Kartanegara, H. Rendi Solihin di acara Konsinyering Pembahasan KUA PPAS Perubahan Tahun 2021 & Rancangan KUA PPAS Tahun 2022, menyampaikan beberapa hal kepada Ketua, Wakil Ketua beserta seluruh Anggota DPRD Kutai Kartanegara pada 19 Agustus 2021.

Ia mengatakan bahwa APBD berperan sangat besar untuk mendorong perekonomian dan pembangunan daerah. Dengan menekankan ketiga fungsi utama APBD yaitu; fungsi alokasi, fungsi distribusi, dan fungsi stabilisasi.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara telah menyusun dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), sebagai gambaran perencanaan pembangunan daerah tahunan yang disusun dalam pendekatan dan kaedah-kaedah perencanaan pembangunan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang selanjutnya RKPD menjadi pedoman dalam penyusunan Rancangan KUA-PPAS yang telah kami sampaikan ke DPRD.” jelas Rendi.

Rendi juga berpesan kepada para pekerja administratif di DPRD Kutai Kartanegara untuk tetap berjuang dalam mengurus penganggaran walau banyak hal yang menghambat kinerja selama pandemi COVID-19 ini.

Dibalik penurunan ekonomi akibat pembatasan dan lain-lain, patut disyukuri mengingat Kutai Kartanegara masih memiliki sektor primer khususnya komoditi migas, batu bara, dan pertanian.

“Dalam perspektif jangka panjang peningkatan PAD pada sektor terbarukan menjadi hal utama untuk terus kita kuatkan dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah.” ungkap Rendi.

Untuk Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) masih dalam tahap persiapan dan evaluasi, sedangkan untuk Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) 2022 merupakan penjabaran pelaksanaan tahun pertama dari RPJMD Kutai Kartanegara tahun 2021-2026.

“Perlu saya sampaikan bahwa Rancangan KUA 2022 merupakan rumusan kebijakan APBD dalam perspektif asumsi pemerintah daerah. yang harus disesuaikan kembali dengan kebijakan alokasi anggaran transfer pemerintah pusat dalam APBN 2022 yang masih dalam proses pembahasan, sehingga KUA 2022, akan disinkronkan kembali dengan penetapan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, baik dari sisi kebijakan pendapatan maupun kebijakan belanja sebagaimana ketentuan penyusunan APBD tahun 2022” Rendi.

Bro Rendi sapaan akrabnya juga menyampaikan DPRD adalah lembaga pemerintahan daerah yang hadir sebagai representasi masyarakat Kutai Kartanegara, sehingga sinergitas, kolaborasi dan harmonisasi terhadap dokumen penganggaran menjadi sangat penting dan strategis bagi penguatan komitmen dalam keberhasilan pembangunan Kutai Kartanegara yang lebih baik.

Tak luput juga Rendi menyampakan ucapan terima kasih kepada DPRD Kutai Kartanegara karya telah menyelenggarakan kegiatan Konsinyering Pembahasan KUA PPAS Perubahan Tahun 2021 & Rancangan KUA PPAS Tahun 2022 tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kutai Kartanegara, yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab bagi kelangsungan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih tertib dan harmoni” Tutup Rendi.

Leave a comment