Kaltim Percepat Rapat Forkopimda Bahas Kesiapan Nataru dan Mitigasi Bencana
Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mempercepat konsolidasi internal untuk mengamankan momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Persiapan ini didorong oleh arahan Gubernur untuk memastikan kesiapsiagaan penuh di berbagai sektor, mulai dari keamanan, kelancaran arus lalu lintas mudik, hingga ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Sufian Agus, menjelaskan bahwa koordinasi tingkat tinggi melalui Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi kunci utama dalam persiapan ini.
Rapat Forkopimda, yang idealnya dilaksanakan setiap bulan sesuai keinginan Gubernur, akan dipercepat pelaksanaannya guna membahas strategi Nataru.
Sufian Agus mengungkapkan bahwa ia telah berdiskusi dengan Wakil Gubernur mengenai jadwal rapat tersebut. Semula, rapat direncanakan pada tanggal 15 atau 16 Desember, namun diusulkan untuk dimajukan.
“Tadi saya sudah diskusi juga dengan Pak Wagub tadi kan. ‘Pak, bagaimana kita rapatnya tanggal 15 atau 16’, jangan, kalau bisa minggu ini katanya,” ungkapnya (3/12/2025).
Perubahan jadwal ini mempertimbangkan adanya agenda penting lain, yaitu serah terima jabatan (sertijab) Pangdam baru yang dijadwalkan pada tanggal 10 Desember.
Oleh karena itu, Kesbangpol mengarahkan jadwal rapat Forkopimda menjadi tanggal 11 atau 12 Desember.
“Makanya rencana saya kalau tanggal 11 tanggal 12, kalau tanggal 12 hari Jumat. Siang saya bilang ‘Pak, siang aja kalau kita pagi waktunya mepet’. Siang aja makan siang dulu baru acaranya di sini kan. Itu rencananya. Mudah-mudahan itu bisa terlaksana dan persiapan Nataru,” jelas Sufian Agus.
Rapat Forkopimda ini sangat krusial karena melibatkan anggota inti, yaitu Gubernur, Kapolda, Pangdam, Kajati, dan Ketua DPRD. Sufian menekankan pentingnya kehadiran para pemangku kebijakan utama.
“Paling enggak tiga lah yang ada, Pangdam, Kapolda dan Gubernur,” ujarnya, mengingat padatnya jadwal para pemimpin daerah.
Lebih lanjut, Sufian Agus menjelaskan bahwa rapat khusus persiapan Nataru yang akan diselenggarakan akan mengundang berbagai instansi terkait secara komprehensif.
Instansi yang dilibatkan mencakup Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk prakiraan cuaca, Dinas Perhubungan untuk alur lalu lintas mudik, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop-UKM) untuk kesiapan sembako, dan Pertamina untuk memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga akan dilibatkan secara aktif,” ungkapnya.
Sufian Agus juga menambahkan bahwa salah satu urgensi utama dari percepatan rapat ini adalah untuk mengantisipasi potensi bencana alam yang tidak terduga, mencontoh kejadian yang belum lama ini melanda wilayah lain di Indonesia.
“Jadi sebenarnya kenapa rapat tadi, itu karena memang mengantisipasi kejadian yang ada di Sumatera. Banjir itu,” tutupnya.
Dirinya menggarisbawahi fokus Pemprov Kaltim pada mitigasi bencana selama periode Nataru.
Keseluruhan persiapan ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Kaltim dalam memastikan perayaan Nataru 2025/2026 berlangsung aman, lancar, dan terkendali, baik dari sisi logistik maupun potensi tantangan alam.(ct/ADV/Diskominfo)
Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya
Gabung Sekarang



