Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim Gelar Rapat Koordinasi Teknis Daerah (RAKONTEKDA) Tahun 2022

0 1,272

Kaltimpedia.com, Balikpapan – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim Gelar Rapat Koordinasi Teknis Daerah (RAKONTEKDA) pada, Kamis (31/3/2022).

Kegiatan Rakontekda tersebut dibuka oleh Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor bertujuan untuk membicarakan terkait kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan Kaltim yang tertuang dalam tema agenda tersebut.

“Mewujudkan Peternakan dan Kesehatan Hewan yang Maju, Mandiri dan Modern untuk Ketahanan Pangan Asal Ternak dan Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Timur yang Berdaulat,” tema agenda kegiatan rakonteda.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Peternakan Munawwar, S.T, M.Si menyebutkan bahwa populasi ternak sapi di Kalimantan Timur dilakukan dengan pola pengembangan kawasan usaha peternakan terus meningkat.

“Keterlibatan swasta sangat diperlukan disamping fasilitasi dari pemerintah baik Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota, hingga saat ini populasi sapi potong tahun 2021 mencapai 120.446 ekor, namun masih jauh dari populasi dasar minimal yang dibutuhkan untuk mencapai kebutuhan daging sapi secara berdaulat yaitu sebesar 519.794 ekor pada tahun 2022,” Pungkasnya dalam sambutan.

Selanjutnya Kadis PKH juga menyampaikan terkait nilai PDRB sub sektor peternakan tahun 2021 yang meningkat, serta nilai tukar peternak juga terus naik.

“Nilai PDRB sub sektor peternakan pada tahun 2021 sebesar 36,41 milyar rupiah dari 2.218,67 milyar rupiah menjadi 2.255,08 milyar rupiah. Begitu juga dengan Nilai Tukar Petani (NTP) Peternakan mengalami peningkatan sebesar 2,58 dari 101,65 menjadi 104,27,” Ungkapnya.

“Nilai tukar petani (peternak) di atas 100 artinya peternak masih untung karena nilai penjualannya lebih tinggi dari pada biaya rumah tangga,” lanjutnya dalam pidato.

Terakhir kegiatan tersebut ditutup dengan agenda penandatanganan komitmen dan penyerahan secara simbolis dari perwakilan perusahaan tambang kepada Gubernur Kaltim sebanyak 123 ekor sapi. (kmf/adv/fb)

Leave a comment