Dinilai Dewan Lamban, Serapan Anggaran Pendidikan di Kaltim Baru 36 Persen

0 1,749

Samarinda, Kaltimpedia.com – Implementasi APBD Kaltim 2022 di sektor pendidikan baru terealisasi 36 persen. Hal ini terungkap setelah jajaran Komisi IV DPRD Kaltim bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim menggelar pertemuan, Selasa, 20 September 2022.

Kadisdikbud Kaltim Muhammad Kurniawan menyebutkan, sebagian program kerja pihaknya memang masih sedang berjalan. Adapun serapan anggaran terkendala pada proses lelang.

“Karena semuanya di Kaltim harus masuk melalui Pokja ULP (Unit Layanan Pengadaan, Red). Kami akan lakukan evaluasi ke depan, dengan target setinggi-tingginya,” ucapnya.

Pada APBD-P Kaltim 2022 ke depan, lanjut Kurniawan, sejumlah program telah disusun. Anggaran ditekankan pada peningkatan kompetensi guru, anak didik, serta sarana dan prasarana.

“Data kami sekitar 36 persen. Namun ini masih berjalan, masih ada progres kegiatan yang baru ditandatangani kontrak,” paparnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi menilai serapan anggaran pendidikan sebesar 36 persen itu terbilang cukup lamban. Meski begitu, alasan yang disampaikan Disdikbud Kaltim masih masuk akal.

“Beasiswa sudah mulai selesai. Hanya kegiatan fisik dan nonfisik saja yang mereka sampaikan. Ada juga kontraknya yang baru dimulai bulan Juli dan Agustus, karena baru saja jadi kita pahami,” ungkapnya.

Komisi IV DPRD Kaltim sendiri dikatakan Reza meminta kegiatan fisik maupun nonfisik segera diselesaikan. Sebab, itu memberikan pesan sekaligus peringatan kepada penyedia barang dan jasa termasuk kontraktor untuk menyelesaikan kegiatan yang ada.

“Apalagi sebentar lagi kegiatan APBD perubahan sudah mulai jalan, dengan begitu bakal tertumpuk. Kami harapkan ini bisa selesai semua dan tidak terjadi selisih anggaran (Silpa, Red),” bebernya.

Terkait program beasiswa, Reza menyoroti, tahap kedua yang harus diselesaikan oleh Disdikbud Kaltim.

“Kami akan memanggil badan pengelola beasiswa untuk mengadakan audiensi agar bisa jelas teknisnya,” pungkasnya. (fa/adv/dprdkaltim)

Leave a comment