Kaltimpedia
Beranda Nasional Kasus Beras Oplosan di Balikpapan, DPRD Kaltim Minta Pengawasan Pangan Diperkuat

Kasus Beras Oplosan di Balikpapan, DPRD Kaltim Minta Pengawasan Pangan Diperkuat

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan.(ist)

Kaltimpedia.com, Samarinda – Terungkapnya peredaran beras oplosan di Balikpapan menjadi peringatan keras bahwa pengawasan pangan di Kalimantan Timur (Kaltim) harus terus ditingkatkan. Temuan ini menunjukkan, teknologi pemantauan distribusi bahan pokok mampu menjadi alat penting dalam melindungi konsumen dari praktik curang.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, mengapresiasi langkah cepat aparat penegak hukum bersama dinas terkait yang berhasil membongkar kasus tersebut. Ia menyebut, keberhasilan itu tak lepas dari penerapan sistem pelaporan dan pemantauan digital yang memungkinkan deteksi dini terhadap anomali di pasar.

“Dari fluktuasi harga dan laporan kualitas, pemerintah bisa tahu ada yang janggal. Ini bukti kita sudah memanfaatkan teknologi untuk menjaga keamanan pangan,” ujarnya.

Firnadi menilai inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan segera setelah indikasi pelanggaran muncul, berhasil memutus rantai distribusi beras bermasalah sebelum menyebar lebih luas. Menurutnya, respons cepat seperti ini perlu menjadi prosedur baku dalam pengawasan bahan pokok.

Ia mengingatkan bahwa praktik pengoplosan tidak hanya merugikan masyarakat secara ekonomi, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan. Karena itu, pengawasan harus berjalan secara berkesinambungan dan tidak berhenti pada satu kasus.

“Kejadian ini adalah alarm bagi semua pihak. Konsumen berhak mendapatkan pangan yang aman, layak, dan sesuai standar,” tegasnya.

Kasus ini terungkap setelah laporan media menemukan beras berkualitas buruk beredar di sejumlah pasar tradisional Balikpapan. Investigasi gabungan antara Polda Kaltim dan dinas terkait kemudian menelusuri sumber pasokan dan membongkar jaringan distribusi beras oplosan tersebut.
(DPRDKaltim/Adv/AH)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan