Lantik BPD, Bupati Minta Bisa Jadi Pengawasan Kinerja Desa

0 2,381

Kaltimpedia.com, Tenggarong — Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah melantik dan mengambil sumpah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Semangko dan Santan Ulu bertempat Balai Pertemuan Umum di Kecamatan Marangkayu pada Senin (1/11/21).

Dalam arahannya Edi Damansyah menyampaikan, BPD merupakan salah satu pilar yang sangat penting dan strategis karena representasi dari masyarakat desa secara keseluruhan. Sehingga, harus menjadi corong suara bagi kepentingan masyarakat di desa dan lembaga ini melaksanakan fungsinya bersama dengan pemerintah desa.

BPD tidak hanya menjadi mitra strategis kepala desa dalam menjalankan pemerintahan, tetapi juga sebagai mitra yang kritis dalam melakukan pengawasan kinerja kepala desa.

“Berikan apresiasi jika kepala desa menjalankan pemerintahan desa dengan baik dan ingatkan. Tegur serta koreksi jika melakukan kesalahan, lakukanlah dengan cara-cara konstruktif dan membangun,” ucapnya.

Edi mengingatkan bahwa lembaga BPD harus bisa mengayomi semua kepentingan di desa dan keberadaannya mampu berdiri diatas semua kelompok dan golongan. Bahkan lembaga ini harus bisa menjadi pemimpin dan pelayan yang baik bagi masyarakat.

Ditambahkan Bupati, pemerintah juga tengah fokus dalam percepatan pembangunan desa dan sudah dibuktikan dengan komitmen Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dalam rangka memperkuat fiskal atau segala urusan berkenaan pajak dan pendapatan desa.

Oleh karenanya, setiap desa didorong untuk menetapkan kegiatan terintegrasi antar desa dalam pendekatan pengembangan kawasan ekonomi desa. Bahkan,  Pemkab Kukar sudah membentuk Gugus Tugas Pendampingan Desa sebagai fasilitas dalam peningkatan kapasitas desa.

“Saya berharap semua stakeholder di desa harus sungguh-sungguh berkomitmen untuk saling berkolaborasi, bersinergi dalam rangka menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi desa,” kata Edi mengakhiri. (Sup/Adv)

Leave a comment