Sani Bin Husain: Kemiskinan Ekstrem Tak Bisa Hilang, Tapi Bisa Ditekan

0 1,883

Kaltimpedia.com, Samarinda – Instruksi dari Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan masalah kemiskinan ekstrem hingga akhir 2024 mendapat respons yang penuh keraguan dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain. “Kemiskinan tidak akan hilang. Namun, bisa diurangi,” ujarnya dengan yakin.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menekankan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tidak dapat bekerja sendiri dalam mengatasi kemiskinan ekstrem. Dibutuhkan sinergi dan kebijakan yang menguntungkan secara nasional, seperti penurunan harga bahan bakar, stabilitas harga kebutuhan pokok, dan penciptaan lapangan kerja.

“Jika harga bahan bakar turun dan kebutuhan pokok tidak lagi mahal, serta lapangan kerja terbuka, maka kemiskinan ekstrem dapat turun,” jelasnya.

Baginya, target mengurangi kemiskinan ekstrem menjadi nol pada akhir tahun ini terasa sulit untuk dicapai. Faktor-faktor seperti kebijakan pusat, data yang akurat, kualitas sumber daya manusia (SDM), dan lainnya menjadi kunci utama dalam upaya mengatasi kemiskinan ekstrem.

“DPRD telah melakukan pembahasan dengan Dinas Sosial. Program-program yang kami lihat sudah menuju penurunan kemiskinan ekstrem,” katanya.

Meskipun target untuk mengakhiri kemiskinan ekstrem pada akhir 2024 terasa sulit, Sani menyatakan bahwa hal tersebut bukan berarti tidak mungkin terjadi. Oleh karena itu, diperlukan upaya serius dan berkelanjutan dari semua pihak, termasuk pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

“Kemiskinan ekstrem melibatkan banyak faktor, termasuk keadaan subjeknya, apakah mereka bekerja atau tidak. Bahkan jika mereka tidak bekerja, kita harus memahami faktor-faktor yang mendasarinya,” tandasnya.

Leave a comment