Kaltimpedia
Beranda Kalimantan Timur Kaltim Dorong Transisi ke Energi Bersih Meski Bergantung pada Fosil

Kaltim Dorong Transisi ke Energi Bersih Meski Bergantung pada Fosil

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya mendukung transisi energi menuju energi baru terbarukan (EBT), sejalan dengan arah kebijakan nasional. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, yang menyebut bahwa transisi energi adalah suatu keniscayaan.

Dasar kebijakan energi daerah merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Kaltim Nomor 2 Tahun 2022 tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED), yang menargetkan bauran energi terbarukan mencapai 70% pada tahun 2045. Target ini selaras dengan amanat Perpres Nomor 22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

“Energi fosil suatu saat akan menurun permintaannya. Kita harus bersiap menuju energi bersih. Tapi kita juga realistis lebih dari 60% pendapatan daerah masih bergantung pada sektor fosil,” ujar Bambang.

Ia menyebut situasi ini sebagai “buah simalakama.” Jika transisi dilakukan terlalu cepat, pendapatan daerah dapat terganggu. Namun jika terlambat, Kaltim akan tertinggal dalam agenda nasional menuju ekonomi rendah karbon.

Pemprov Kaltim saat ini tengah mendorong pengembangan energi surya, biomassa, serta potensi EBT lainnya sebagai langkah awal. Menurut Bambang, pengembangan energi bersih juga berdampak positif bagi kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kita harus menyeimbangkan kebutuhan ekonomi dan masa depan energi. Transisi tidak bisa ditunda lagi, tetapi harus dihitung secara matang,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa roadmap energi bersih Kaltim akan diperkuat melalui regulasi dan investasinya akan didorong melalui kerja sama pemerintah, swasta, dan masyarakat.(ct/ADV/Diskominfo)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Iklan