Kaltimpedia
Beranda Kalimantan Timur Solidaritas Kaltim: Salurkan Bantuan Rp7,5 Miliar untuk Korban Banjir Bandang Aceh, Sumut, dan Sumbar

Solidaritas Kaltim: Salurkan Bantuan Rp7,5 Miliar untuk Korban Banjir Bandang Aceh, Sumut, dan Sumbar

Banjir Bandang yang terjadi di Sumatera Utara.(Istimewa)

Samarinda – Semangat solidaritas dan kepedulian nasional kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama seluruh lapisan masyarakatnya.

Menanggapi musibah banjir bandang yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), Pemprov Kaltim telah menyalurkan bantuan finansial yang signifikan, mencapai total Rp7,5 miliar.

Bantuan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Kaltim untuk meringankan beban dan mempercepat pemulihan bagi saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana alam.

Bencana tersebut telah menyebabkan kerugian material yang besar dan mengganggu kehidupan ribuan keluarga di tiga provinsi tersebut.

​Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud, atau yang akrab disapa Gubernur Harum, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang terjadi.

“Kepada saudara-saudara kita yang hari ini mendapatkan ujian musibah banjir lumpur di Aceh, Sumut, dan Sumbar, kami atas nama Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat Kalimantan Timur turut berduka cita. Semoga masalah sulit ini segera berlalu,” ujar Gubernur Harum (5/12/2025).

Pernyataan ini menegaskan bahwa Kaltim, sebagai bagian integral dari Indonesia, selalu siap mengulurkan tangan.
​Bantuan dana sebesar Rp7,5 miliar tersebut telah dialokasikan dan dibagi secara merata untuk memastikan distribusi yang adil.

Masing-masing provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, akan menerima alokasi sebesar Rp2,5 miliar. Pembagian merata ini diharapkan dapat membantu upaya tanggap darurat dan pemulihan di setiap wilayah terdampak.

Gubernur Harum menegaskan bahwa fokus bantuan tidak hanya pada penyaluran dana awal, tetapi juga pada identifikasi kebutuhan mendesak di lokasi yang terisolasi.

​Lebih lanjut, Gubernur Harum mengungkapkan bahwa Pemprov Kaltim juga sedang melakukan persiapan untuk menyalurkan bantuan lanjutan, khususnya menyasar daerah yang mengalami kesulitan akses paling parah.

Fokus saat ini adalah Kabupaten Lhokseumawe, Aceh, yang dilaporkan terisolasi akibat putusnya sejumlah jembatan vital.

“Kami sedang mempersiapkan bantuan tambahan, mudah-mudahan masih bisa kita salurkan sebesar Rp1,5 miliar untuk saudara-saudara kita di Lhokseumawe,” tambahnya.

Bantuan tambahan ini diprioritaskan untuk penanganan segera terhadap wilayah yang terputus aksesnya dan membutuhkan logistik cepat.

​Rudy menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini dilakukan melalui koordinasi erat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing provinsi untuk memastikan dana disalurkan tepat sasaran.

“Solidaritas ini adalah cerminan dari budaya gotong royong Kaltim. Kami berharap dana ini dapat digunakan seefektif mungkin untuk pembangunan kembali infrastruktur vital dan pemenuhan kebutuhan dasar para korban,” ujarnya.

​Mengakhiri pernyataannya, Gubernur Harum kembali menyampaikan pesan motivasi dan kekuatan kepada seluruh korban bencana. Dirinya berharap masyarakat yang terdampak dapat tetap teguh dan tabah menghadapi situasi berat ini.

“Sekali lagi, saudara-saudaraku yang ada di Aceh, Sumut, dan Sumbar, mohon bersabar melalui ujian ini. Yakinlah, badai pasti akan segera berlalu,” tutup Gubernur Harum.

Tak lupa, dirinya memberikan semangat dan dukungan moral yang sangat dibutuhkan oleh para korban saat ini.(ct/ADV/Diskominfo)

Join Group Wa Kami Kaltimpedia.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya

Gabung Sekarang
Komentar
Bagikan:

Iklan